SMA PPKU Gelar Praktik Penyelenggaraan Jenazah, Bekali Santri dengan Keterampilan Fardu Kifayah

SMA Persiapan Pendidikan Kader Ulama (SMA PPKU) Wahdah Islamiyah menyelenggarakan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah, sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan pembekalan keterampilan praktis bagi para santri. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 5 Oktober 2026 pada pukul 08.00 – 10.30 WITA dan berlangsung di masjid dan area sekitarnya dengan pemateri Ustaz Muhammad Naim Karman, Lc.

Berbeda dari pembelajaran yang hanya berlangsung di ruang kelas, para santri dalam kegiatan tersebut terlibat langsung dalam sejumlah tahapan penyelenggaraan jenazah, mulai dari menyiapkan kain kafan, memandikan, hingga mengafani jenazah.

Kegiatan diawali dengan tausiyah mengenai kematian. Pemateri menjelaskan pentingnya bagi seorang penuntut ilmu untuk memahami tata cara penyelenggaraan jenazah. Pengetahuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemahaman fikih, tetapi juga menjadi bekal yang dapat dibutuhkan ketika seorang santri terjun ke tengah masyarakat.

Ustaz Muhammad Naim Karman merupakan pengajar di SMA PPKU Wahdah Islamiyah yang mengampu sejumlah kitab, di antaranya Al-Jazariyyah dalam bidang tajwid, Safinatun Najah dalam fikih dasar, dan Fathul Qarib dalam kajian fikih yang lebih mendalam.

Setelah tausiyah, kegiatan memasuki sesi persiapan kain kafan. Para santri mempelajari cara menentukan ukuran kain, kemudian mempraktikkan proses menggunting dan menjahitnya. Peralatan dan bahan untuk kegiatan tersebut telah dipersiapkan sebelumnya oleh Bagian Wawasan Pondok atau Qism Tsaqafah.

Praktik selanjutnya digelar di area luar masjid. Di lokasi telah disiapkan meja pemandian jenazah berbahan stainless steel serta perlengkapan berupa air bersih, daun bidara, sabun, sampo, dan kapur barus.

Pada tahap tersebut, pemateri memperagakan tata cara memandikan jenazah di hadapan para santri. Salah seorang santri digunakan sebagai peraga sehingga peserta dapat mengamati tahapan praktik secara langsung.

Usai proses pemandian, kegiatan dilanjutkan di dalam masjid dengan praktik pengafanan. Kain kafan yang sebelumnya telah dipersiapkan digunakan dalam sesi tersebut. Pemateri juga menjelaskan cara menjaga agar aurat jenazah tetap tertutup, termasuk saat proses pemindahan dari tempat pemandian menuju lokasi pengafanan.

Sepanjang kegiatan, para santri mengikuti penjelasan dan praktik secara aktif. Mereka juga mendapat kesempatan untuk menanyakan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan penyelenggaraan jenazah.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab antara para santri dan pemateri. Antusiasme peserta terlihat dari sejumlah pertanyaan yang diajukan hingga akhir acara.

Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh para santri dalam kegiatan ini menjadi bekal yang bermanfaat, menguatkan kesiapan mereka untuk mengamalkan ilmu di tengah masyarakat, serta menjadikan mereka pribadi yang senantiasa siap berkhidmat dalam kebaikan dan menjalankan amanah ilmu yang telah dipelajari.

Āmīn Yā Rabbal 'Ālamīn

Abdillah Alfaruq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *