(smappku.sch.id) Maros — Ahad, 10 Muharram 1446 H/ 6 Juli 2025 Pondok Pesantren SMA PPKU Wahdah Islamiyah kedatangan tamu yang sangat istimewa. Beliau merupakan seorang ulama asal Saudi Arabia, salah seorang dosen Syariah di Universitas Qassim Saudi Arabia, beliau adalah Syekh Dr. Majid bin Abdillah Al-Askar.
Kedatangan beliau merupakan kedatangannya yang yang pertama. Sebelumnya beliau mengisi Kajian Subuh di salah satu tempat yang ada di kota Makassar. Kedatangan beliau disambut dengan hangat dan penuh khidmat oleh segenap Civitas Akademika SMA PPKU WI, termasuk Kepala Sekolah SMA PPKU WI yaitu ustadz H. Ahmad Nasing Sido, Lc., M.Ag.
Syekh memulai ceramahnya dengan mengucap syukur kepada Allah dan selawat kepada Rasulullah. Syekh kemudian bertanya kepada santri satu per-satu untuk mengenal nama dan kampung halamannya. Beliau terkejut setelah mengetahui kebanyakan santri berasal dari luar kota Makassar, bahkan ada beberapa dari luar Sulawesi Selatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh ustadz Ahmad Nasing. Dua orang dari santri bertanya dengan menggunakan bahasa Arab yang sangat fasih dan sesuai kaidah. Setelah ceramah ditutup, tidak lupa Syekh mengabadikan momen bahagia ini dengan sesi dokumentasi bersama dengan seluruh civitas akademika.

Syekh membawakan ceramah yang berisi motivasi luar biasa kepada santri untuk senantiasa dan tidak berhenti menuntut ilmu. Hal yang paling beliau tekankan adalah urgensi Ilmu Agama, Al-Qur'an, serta Bahasa Arab yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi para santri di masa yang akan datang.
Hal yang membuat beliau merasa senang adalah pertemuan beliau dengan beberapa pengajar SMA PPKU WI yang merupakan Alumni Qassim University. Jauh lebih membuat beliau berbahagia ketika berbicara dengan santri yang sudah memahami bahasa Arab dengan baik sehingga tidak perlu diterjemahkan. Selain itu pemandangan yang indah, gunung yang hijau, dan sungai nan sangat bersih yang berada tepat di belakang lokasi pondok.

Syaikh berharap agar santri SMA PPKU WI menjadi santri berpengetahuan mendalam dengan akhlak sebagai perhiasannya dan senantiasa bermanfaat bagi seluruh umat manusia, di Indonesia bahkan di seluruh dunia.
Semoga kunjungan ini memberikan keberkahan kepada pondok dan bukan merupakan kunjungan beliau yang terakhir kalinya.
